Belajar Investasi Part 4: Emas, pilihan investasi menarik

Emas mungkin menjadi salah satu instrumen investasi yang menggiurkan saat ini. Harga emas yang cenderung lebih stabil bila dibandingkan dengan harga investasi lain seperti saham menjadikan emas salah satu peluang investasi yang bagus.

Banyak orang bilang, harga emas selalu naik.

Benarkah??

Gue sendiri bukan pakar atau ahli ekonomi atau bidang ke-emas-an. Gue coba share seperti apa investasi emas itu.

Membaca dari beberapa sumber, kenyataannya emas sendiri mengalami fluktuasi harga yang begitu gila. Baik naik maupun turun. Harga emas yang cenderung tidak stabil didasarkan pada perbandingan nilai harga mata uang valuta asing, khususnya berdasarkan dollar.

Beberapa  kelebihan investasi emas antara lain:

  • Kebal inflasi
  • Tahan lama atau tidak gampang rusak
  • Risiko minim
  • Likuid (gampang diakses, dibeli, dan dijual)
  • Modal relatif kecil (sumber)
gold-price

sumber: http://www.duwitmu.com/

harga-emas-per-gram-per-dollar

Sumber: Investasi Emas

harga-emas-3-tahun-terakhir

Sumber: Harga emas tiga tahun terakhir

Dari data grafik diatas terlihat bahwa sebelum tahun 1970-an harga emas cenderung sangat stabil. Naik dan turunnya harga emas-pun terjadi tidak se-fluktuatif saat ini. Namun, setelah 1970-an harga emas cenderung sangat fluktuatif. Kenaikan tertinggi terjadi pada tahun 2010-2012-an dimana emas menyentuh harga tertingginya. Kondisi  saat ini sebenarnya memperlihatkan harga emas yang cenderung sedang turun, meskipun perlahan harganya kembali memperlihatkan kenaikan dan harganya saat ini cenderung stabil.

Meskipun begitu pendapat saya pribadi emas tetap merupakan salah satu instrumen investasi paling stabil bahkan cenderung naik. Kalau pun nilai emas turun sepertinya nilainya tidak sedrastis turunnya nilai saham yang cenderung fluktuatif. Sebab sifat emas sebagai barang tambang, dimana kondisi barangnya cenderung makin lama semakin terbatas.

Ada beberapa cara bagi yang ingin berinvestasi emas :

1.Pembelian Emas Batangan

PT Aneka Tambang Tbk atau PT Antam (Persero) merupakan perusahaan BUMN eksplorasi dibidang tambang dan tentunya memproduksi dan mengolah logam mulia emas. Divisi yang bertanggung jawab terhadap penjualan logam mulia ini adalah Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia (sumber: Antam).

emas-pegadaian

Selain emas Antam yang terkenal, pembelian emas batangan juga bisa dilakukan di Pegadaian. Berbeda dengan Antam yang hanya melakukan penjualan secara tunai, Pegadaian memiliki sejumlah produk penjualan emas yang lebih bervariasi. Selain menjual secara tunai, Pegadaian juga menjual  emas secara angsuran, koletif (kelompok), ataupun arisan. Pilihan uang muka juga bervariasi mulai dari 10% s.d. 90% dari nilai logam mulia. Terdapat juga pilihan jangka waktu angsuran mulai dari 3 s.d. 36 bulan. Logam mulia yang kita beli bisa kita pilih sendiri capnya, emas dengan cap dari Antam atau Pegadaian. Pembelian emas secara tunai, nasabah cukup datang ke Outlet Pegadaian (Galeri 24). Selain itu Pegadaian juga termasuk salah satu tempat menjual emas yang oke. Pegadaian memasang harga 97% dari harga emas pasar (sumber).

Yang utama dari pembelian emas batangan adalah Sertifikatnya.

sertifikat-emas

Ingat menjual emas tidak dihargai 100% ya, jadi emas kita hanya akan dihargai sekitar 90%-97% saja nilainya.

2.Pembelian Emas dengan cara diangsur

Beberapa tempat yang menyediakan produk Kredit Emas seperti di Pegadaian, Pegadaian Syariah, maupun Bank Syariah.

bsm-cicilan-emas

Menurut saya pembelian emas dengan cara kredit sedikit kurang menguntungkan (cacatan disini bukan hanya produkkredit emas milik bank syariah saja,tetapi  juga kredit emas milik pegadaian). Hal ini dikarenakann dalam prosesnya terdapat beberapa biaya administrasi, asuransi, dan bunga. Di Pegadaian, bunga ini disebut dengan nama margin sedangkan untuk bank syariah sendiri, gue kurang paham, mungkin bagi hasil.

3.Tabungan Emas Pegadaian

Pegadaian mengeluarkan inovasi yang bagus dengan membuat produk Tabungan Emas.

Apa itu Tabungan Emas?

Ringkasnya bagi yang ingin membeli emas batangan, tapi punya uang terbatas. Kita bisa ikut program Tabungan Emas ini. Uang kita nantinya di konversi ke dalam bentuk gram emas yang tercetak di dalam buku tabungan tersebut. Nantinya emas tersebut bisa kita ‘cetak’ yaitu emas itu bisa kita terima dalam bentuk emas batangan dengan minimal nominal emas yang bisa dicetak adalah 5 gram.

tabungan-emas-pegadaian

Gue mau coba jelasin tentang gimana sih mekanisme harga Emas di Tabungan Emas ini. Kebetulan gue sendiri sudah lama menjadi nasabah Tabungan Emas ini. Awalnya bikin Tabungan Emas di Pegadaian Syariah. Hemat gue, dengan kondisi pekerjaan yang suka dilempar ke seluruh (pelosok) Indonesia, akhirnya bikin Tabungan Emas di Pegadaian Konven. Cerita aja pas beli dulu kebetulan pada hari Kamis, 17 Maret 2016. Gue menabung 1 gram di Tabungan Emas. Harga jual emas  1 gram Rp 532.000,- dan harga belinya Rp 518.000,-.

Harga jual adalah harga kita membeli emas atau menabung emas. Dengan kata lain harga jual sama saja dengan harga Pegadaian menjual emas kepada kita.

Harga beli  adalah harga kita menjual emas atau saat kita menukarkan emas gram di tabungan kita dengan uang tunai rupiah. Dengan kata lain, harga beli adalah harga Pegadaian membeli emas yang kita punya dan kita mendapatkan uang tunai dari pembelian tersebut.

Makanya bila kita lihat disitus Pegadaian, harga beli selalu lebih rendah daripada harga jualnya. Sama seperti konsep  emas, dimasa saat kita menjual kembali emas yang  kita punyai maka harga yang didapat bukan 100% dari harga emasnya.

Loh berati investasi Tabungan Emas rugi dong?

Konsep investasi emas adalah jual beli dalam jangka waktu lama. Bukan kita membeli emas hari ini besok langsung dijual dengan harapan mendapatkan keuntungan. Kalau ingin mendapatkan keuntungan secara cepat, sepertinya jual-beli saham/ forex bisa lebih diandalkan. Meskipun kita harus melihat juga, risiko rugi nya juga bisa  besar. Investasi logam mulia seperti ini bisa diandalkan dalam jangka waktu lama. Mungkin sekitar setahun sudah ada untung yang didapat. Tapi lebih baik dalam jangka waktu 3 sampai 5 tahun.

Kelebihan Tabungan Emas:

a.Bisa menabung emas sesuai dengan uang yang kita punya. Kredit emas bagus, bagi yang sudah mendapatkan pendapatan tetap. Tetapi risiko kredit macetnya selalu ada. Bisa saja ada kebutuhan mendadak pada angsuran ke-6 atau kesekian, uang yang seharusnya digunakan untuk mengangsur, malah kita gunakan. Terjadi kredit macet. Gue kurang tahu, apabila angsuran kredit emas menunggak akan dikenakan denda atau tidak. Nah tabungan emas bisa mengatasinya. Gue sendiri tidak tiap bulan membeli emas. Disempatkan membeli kalau ada kelebihan rezeki saja. Tabungan emas juga tidak mensyaratkan harus menabung 1 gram emas, 5 gram atau 10 gram. Kita bisa saja membeli emas setiap bulan atau setiap minggu hanya Rp 50ribu.  Intinya menyisihkan dana kita untuk membeli emas. Gue sendiri  lebih enak menabung per 1 gram, sehingga hitung-hitungan keuntungan emas kita bisa lebih terlihat.

b.Berbeda dengan kredit motor, dimana motor sudah kita dapatkan ketika akad kredit dilakukan. Maka emas batangan dalam kredit emas belum kita dapatkan selama pinjaman kita belum selesai. Artinya ada biaya penitipan emas di bank tersebut atau biaya asuransinya selama kredit kita masih berjalan. Maka biaya cicilan/ angsuran akan bertambah. Sedangkan di tabungan emas kita belum mendapatkan emas batangan jika belum mencetak emas tersebut. Hanya ada status gram emas yang sudah kita kumpulkan. Lebih praktis.

Kekurangan Tabungan Emas

a.Ada biaya cetak emas. Harga emas dalam tabungan emas adalah harga dasar. Jika kita ingin mencetaknya (minimal 5 gram) ada biaya tambahan cetak emas tersebut. Tapi jika dihitung selisih harganya memang terdapat perbedaan harga emas batangan dengan harga dasar 1 gram di Tabungan Emas. Semakin besar gram emas batangannya, semakin murah harga satuan gram nya.

b.Untuk sementara cetak emas hanya bisa dilakukan minimal 5 gram dan hanya bisa dicetak ditempat pembuatan awal tabungan kita. Mungkin kedepannya, Pegadaian bisa membuat inovasi bekerjasama dengan bank agar bisa membeli emas dengan sistem transfer dari bank dan bisa mencetak emas tersebut  diseluruh cabang Pegadaian.

Kalau merasa kerepotan dengan produk tersebut bisa dengan cara mengumpulkan uang di  tabungan terlebih dahulu. Setelah cukup baru dibelikan emasnya. Gue sendiri kurang menyarankan pembelian emas dengan cara membeli perhiasan emas karena kadar emasnya tidak 24 karat dan 99%.

taufikagungw-sign

Taufik Agung Widodo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *